Taro merupakan desa wisata Bali yang unik. Desa ini memiliki perjalanan sejarah panjang yang menjadi momentum
kebangkitan agama Hindu di Bali. Dahulu desa ini sampai begitu menarik minat Rsi Markandya, penyebar agama Hindu di Bali yang datang dari Pulau Jawa.
Berbicara Desa Taro tak bisa lepas dengan keberadaan sapi putih di desa tersebut. Demikian pula dengan kerajinan batu padas dan Pura Kahyangan Jagat, Pura Gunung Raung. Desa Adat Taro berjarak kurang Iebih 40 kilometer dari Denpasar, ibu kota Provinsi Bali. Bisa ditempuh sekitar satu jam dengan melewati kawasan hijau dengan udara sejuk.
Konon, seperti diyakini masyarakat setempat , Desa Taro erat kaitannya dengan kedatangan Rsi Markandya.
Kedatangan Rsi Markandya dengan lugas meski usianya terbilang uzur. Konon desa ini ada berkat Rsi Markandya yang datang dari Jawa dan dalam tapanya melihat sinar dari kawasan ini. Sinar inilah yang konon menyebabkan Rsi Markandya datang dan hendak tinggal di kawasan yang dulu disebut Sarwada. Sarwada merupakan singkatan dari Sarwa Ada (Serba Ada). Lama kelamaan desa ini berubah nama dan disebut Desa Taro.
Dalam Rhuwana Tatwa Maharsi Markandya termuat sebagai berikut: "wus puputsira
amba bad, tumuli Iemah ika ingaranan Iemah Sarwada. Sarwada ngaran, saiwir Iiyun aken ikang sira Maharsi
Markandya, ajnana nga ran kahyun, kahyun ngaran kayu, tahen naman Ira waneh, taru nga ran taro dan
seterusnya. Ketut Soebandi (alm) menerjemahkan kalimat itu sebagai berikut setelah selesai merabas, lalu tempat itu diberi nama Sarwada. Sarwada artinya, setiap yang dikehendaki oleh Maharsi, ada di tempat itu. Ajnana berarti kahyun (pikiran), kahyun bermakna kayu, nama Iainnya, taru yaitu Taro dan seterusnya ".
Secara geografis Desa Taro merupakan bagian dan kawasan Munduk Gunung Lebah, dataran tinggi yang membujur dari Utara ke Selatan diapit oleh dua aliran sungai. Yakni sungai Oos Ulu Luh di sebelah Barat dan sungal Oos Ulu Muani di sebelah Timur. Kedua aliran sungai ini kemudian menyatu di tepi Barat Desa Ubud yang dikenal dengan nama Campuhan Ubud. Di bagian Utara DesaTaro berbatasan dengan Desa Apuan, Kintamani, di Timur dengan Desa Sebatu, Tegallalang, Selatan berbatasan dengan Desa Kelusa, Tegallalang, di Barat dengan Desa Puhu, Payangan Gianyar.