Dari 8 kabupaten dan satu kotamadya di Bali, kabupaten
Bangli adalah satu-satunya kabupaten yang tidak memiiki
wilayah pesisir. Namun demikian, Bangli justru memiiki danau
terbesar di Bali, yaitu danau Batur yang mengairi sebagian
besar wilayah pertanian di Bali Selatan. Dengan peranan
danau Batur yang begitu besar pada daerah pertanian Bali
selatan, secara simbolik, Subak di Bali memandang Pura Ulun
Danu Satan sebagai orientasi pemujaan kepada Dewa Wisnu,
sang pemelihara alam semesta.
Menempati bagian tengah pegunungan dan dataran tinggi
pulau Bali, suhu udara di daerah Bangli cukup sejuk bahkan
dingin menyengat di malam hari untuk wilayah Kintamani.
Dengan cuaca sejuk dingin yang senantiasa berkabut dan hujan,
daerah Bangli khususnya daerah pegunungan di Kintamani.
Menjadi penghasil buah-buahan yang berkualitas baik. Berada
pada ketinggian di atas 400 meter di atas permukaan laut,
daerah pegunungan di Bangli utara menjadi penghasil bambu
terbesar di Bali. Bangunan-bangunan tradisional Bali di
hampir semua daerah Bali menggunakan bambu sebagai bahan
struktur atap pasokan dari daerah Bangli. Selain itu, atap
bangunan tradisional di daerah pegunungan Bangli bahkan
menggunakan bambu sebagai sirap untuk penutup atap.
Dalam hal sejarah pemerintahan di masa lalu, saat jaman
kerajaan, Bangli pernah memiliki peran yang amat penting
terutama pada akhir abad 10 dan awal abad 11 saat masa jaya
pemenintahan Raja Udayana dan dinasti Warmadewa. Berbagai
prasasti dan catatan penting tentang sejarah penjalanan
Bali banyak ditemukan di daerah Bangli. Pura Bukit Panulisan
di utara Kintamani lisa ben gambaran penjalanan sejarah
Bali dan peninggalan arkeologi yang banyak tersimpan di
pura itu. Gong Gede di Pura Ulun Danu Batur pun dipencaya
sebagai peninggalan kuno yang berhasil diselamatkan tatkala
pura Ulun Danu yang berlokasi di lembah gunung Batun hancur
tertimbun lahan pada sekitan tahun 1926.
Tatanan masyarakat dan dialek bicara masyarakat di daerah
pegunungan Kintamani menunjukkan bahwa bukan saja dokumen
prasasti yang membuktikan Bangli memegang peran penting
dalam sejarah namun tatanan masyanakat Bali Mula pun masih
terpelihara dengan baik. Model hunian penduduk di daerah
Pengotan, Panglipuran, Bayung Gde, Sribatu dan desa kuna
lainnya membuktikan struktur yang kependudukan yang tertata
baik di masa lalu. Selain udara yang sejuk dan pemandangan
yang indah di utana danau Batur, berbagai peninggalan sejarah
di daerah Bangli adalah potensi besar yang mendukung perkembangan
pariwisata Bangli. Berbagai sarana penginapan dan restoran
pun telah dibangun seiring dengan berkembangnya pariwisata
Bali.